Pencuri Itu Bernama TUHAN
Aku tahu dia akan mengambilnya. Kapan aja dia mau. Aku tahu itu.
Tapi bagiku dia tetap seorang pencuri!
Seharusnya sebagai yang maha tahu, dia tahu bahwa tidak ada sedikitpun rasa siap pada diriku.
Tapi dia tidak mau tahu. Bahkan dalam kemahatahuannya!
Pagi-pagi, jam setengah lima. Dia mengambilnya. Tanpa permisi, tanpa kode, tanpa isyarat, tanpa firasat. Dia mengambilnya.
Siapa lagi yang begitu, kalau bukan seorang pencuri.
Dan pencuri itu bernama TUHAN!
2 Comments »
Leave a comment
-
Archives
- August 2008 (10)
- July 2008 (6)
- May 2008 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS



kehilangan macam apa pun itu, dan tentang siapa pun ini
semoga kuat!
thanks…mang