15 Maret 2008

sebuah akhir dan sebuah awal

Pencuri Itu Bernama TUHAN

Aku tahu dia akan mengambilnya. Kapan aja dia mau. Aku tahu itu.

Tapi bagiku dia tetap seorang pencuri!

Seharusnya sebagai yang maha tahu, dia tahu bahwa tidak ada sedikitpun rasa siap pada diriku.

Tapi dia tidak mau tahu. Bahkan dalam kemahatahuannya!

Pagi-pagi, jam setengah lima. Dia mengambilnya. Tanpa permisi, tanpa kode, tanpa isyarat, tanpa firasat. Dia mengambilnya.

Siapa lagi yang begitu, kalau bukan seorang pencuri.

Dan pencuri itu bernama TUHAN!

August 3, 2008 Posted by feelglad | Feeling Blue | | 2 Comments