Efek Be Eleng
Makin tua makin terasa.
Gatal-gatal tiap kali Galungan n Kuningan tiba. Kirain ada yang ngasi cetik, biar gatel-gatel dan kulit gak mulus lagi. Curiga juga karena gatelnya tiap hari besar itu tiba (dasar orang bali! Ups). Sempat curiga sama tetangga sebelah rumah, konon dia “nak bisa”. Eh usut punya usut, ternyata karena be eleng. Daging favorit tiap hari raya gede.
hihihi..jadi malu. Ternyata efek be eleng gak cuma gatel, tapi juga curiga tanpa dasar!
Kau Cantik Hari Ini
…dan aku suka…..
baju merah jambu
pipi merona
rambut tergerai seadanya
mata bening
senyum bulan sabit
ANJA…..si bidadari kecil
Under Wear
Seorang teman membaca koran dengan suara cukup keras: Mahasiswa ISI menghadiahi Wayan Rai celana dalam wanita dan BH.
Apa yang mau disampaikan oleh mereka lewat sepasang underwear wanita? Entahlah. Hanya si pencetus ide yang tahu. Terserah Wayan Rai mengartikan dan terserah pembaca berita mengartikan. Read more »
Ditinggal
Lagi-lagi aku ditinggal:
Pertama ditinggal seorang rekan kantor yang bener2 bagai mbah ku sendiri. Ditinggal pergi alias meninggal. Rada nyesel, karena dia nelpon aku sehari sebelum meninggal, tapi gak kejawab, karena hp di kamar dan aku diluar kamar seharian. Forgive me mbahhhh, dimanapun kau berada kini.
Kedua ditinggal sama anjing pilihanku. item lucu. lumayan untuk melengkapi koleksi anjing dirumah supaya lengkap tiga warna: putih, merah, item. Asli aku bete habis sama teman yang janji-janji palsu, mau ngasi anjing itu ke aku. Ternyata keduluan nyokapnya. Si nyokap ngasi ke temennya tanpa pengumuman dulu.
rrrrrrr…..
Bunuh Diri
Kenapa dia bunuh diri? Apa masalahnya? Hutang? Masalah kerja? Masalah hati?
Entahlah pertanyaan itu tidak akan pernah terjawab. Aku hanya akan bisa menduga-duga. Aneh juga. Dua tulisanku berturut-turut tentang kematian. Tapi kali ini bunuh diri ini benar-benar terjadi. Read more »
Kapan Mati?
Ini sepertinya akan menjadi trend pertanyaan di tahun-tahun yang akan datang…
Tiba-tiba ingat! Ketika menghadiri peluncuran buku puisi seorang teman, yang saya anggap teman padahal bertegur sapa aja nggak pernah, saya bertemu seorang kawan lama. Kawan ini benar-benar teman saya. Teman curhat, teman gosip, teman minta pendapat. Sudah sangat lama dia tidak muncul diacara seperti ini. Apalagi sejak dia menikah. Kali ini dia muncul dengan membawa keluh. Read more »
Kleng….Amahe Puk..!
Siapa yang berkata itu? Hanya seorang anak kecil umur 2 tahun dan baru belajar untuk lancar berucap. Ucapan itu sendiri keluar begitu spontan dari bibirnya, saat nasinya dihabisi oleh neneknya. Tentu saja yang diumpat adalah neneknya yang mengira Putu Agus, nama si kecil, sudah tidak berselera lagi. Read more »
Cariin Saya Satu….
Ini adalah ucapan tulus, cenderung pasrah, dari seorang pemilik butik kebaya di bilangan Kesiman.
Lucu juga. Iseng-iseng masuk ke butik itu untuk beliin kebaya pesanan tetangga, bukannya dapat kebaya, tapi malah dapat pesanan lagi. “Carikan saya satu, ya…” Eh…cariin apa? Cariin penyalur kebaya? Saya balik nanya. Si Mbok Geg senyum, agak sedih. “Bukaaannn…..cariin saya pacar satu” Logat Bali kental, agak tersipu. Read more »
Pencuri Itu Bernama TUHAN
Aku tahu dia akan mengambilnya. Kapan aja dia mau. Aku tahu itu.
Tapi bagiku dia tetap seorang pencuri!
Seharusnya sebagai yang maha tahu, dia tahu bahwa tidak ada sedikitpun rasa siap pada diriku.
Tapi dia tidak mau tahu. Bahkan dalam kemahatahuannya!
Pagi-pagi, jam setengah lima. Dia mengambilnya. Tanpa permisi, tanpa kode, tanpa isyarat, tanpa firasat. Dia mengambilnya.
Siapa lagi yang begitu, kalau bukan seorang pencuri.
Dan pencuri itu bernama TUHAN!
Just Call Me Mami Rose
Satu buku hitam, berjudulkan Mami Rose. Ada mawar merah terselip pada kata rose.
Kenapa dia di hukum mati? Read more »
-
Archives
- August 2008 (10)
- July 2008 (6)
- May 2008 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS


